Berita dan Artikel
Mengenal Diabetes Melitus

Diabetes Melitus (Kencing Manis) adalah kondisi medis di mana kadar glukosa darah tetap persisten lebih tinggi dari yang seharusnya.

Berbicara tentang Diabetes maka akan terkait dengan Insulin.

Insulin adalah hormon yang diproduksi oleh pankreas yang memungkinkan sel-sel tubuh menggunakan glukosa darah (gula) sebagai sumber energi. Karbohidrat diubah menjadi glukosa sebelum diserap ke dalam aliran darah kita. Contoh makanan yang kaya akan karbohidrat antara lain adalah nasi, kentang, pasta, roti. Pankreas kemudian melepaskan insulin untuk memindahkan glukosa dari aliran darah ke dalam sel-sel tubuh untuk digunakan atau disimpan. Orang dengan diabetes tidak dapat sepenuhnya menggunakan glukosa, akibatnya kadar gula didalam darahnya meningkat.

Hal ini terjadi karena:

  1. mereka kekurangan insulin dalam tubuh
  2. sel-sel tubuh tidak peka atau resisten terhadap insulin


Ada tiga jenis utama diabetes:

a. Diabetes Tipe 1

Tidak ada insulin yang diproduksi karena sel pankreasnya rusak. Biasanya didiagnosis pada anak-anak atau orang dewasa muda meskipun dapat terjadi pada usia berapa pun. Kelompok ini memerlukan pengobatan menggunakan Insulin dengan cara di suntik.

b. Diabetes Tipe 2

Insulin yang diproduksi tidak cukup atau tidak efektif (resistensi insulin). Terjadi lebih sering pada orang yang berusia di atas 40 tahun, terutama mereka yang kelebihan berat badan dan tidak aktif secara fisik. Diabetes Tipe 2 dapat dikontrol dengan diet dan olahraga yang tepat tetapi sebagian besar penderita diabetes tipe 2 ini  membutuhkan obat oral.

c. Diabetes Kehamilan

Terjadi pada sekitar 2 hingga 5 persen dari semua kehamilan. Peninggian kadar gula darah terjadi pada saat hamil dan selama kehamilan. Sebelumnya tidak pernah didiagnosis menderita diabetes. Perlu perawatan kebidanan khusus untuk mengurangi komplikasi serius pada bayi yang dikandung.


Gejala umum diabetes:

Kecurigaan adanya Diabetes Melitus perlu dipikirkan apabila terdapat keluhan seperti:

  1. Keluhan klasik Diabetes Melitus: banyak/sering  buang air kecil, rasa lapar terus menerus sehingga makannya sering, banyak minum karena merasa haus dan penurunan berat badan yang tidak dapat di jelaskan penyebabnya.
  2. Keluhan lain: lemah badan, kesemutan, gatal, mata kabur, dan disfungsi ereksi pada pria, gatal gatal di area genital wanita, luka yang sulit sembuh


Bila anda mengalami gejala gejala seperti tersebut diatas maka segeralah ke dokter untuk memastikannya. Diabetes akan dipastikan oleh dokter melalui tes glukosa darah.

  

Diabetes yang tidak terkontrol dapat menyebabkan kadar gula darah berubah ubah antara sangat tinggi (hiperglikemia) dan sangat rendah (hipoglikemia). Kedua situasi ini dapat menyebabkan penderita cepat mengalami komplikasi bahkan mengalami koma (hilang kesadaran) bila kadar gula darah nya sangat rendah.


Komplikasi jangka panjang diabetes meliputi:

  1. Penyakit jantung koroner seperti angina atau serangan jantung
  2. Penyakit ginjal
  3. Stroke
  4. Penyakit mata
  5. Penyakit kaki seperti mati rasa, bisul dan bahkan luka dan gangren
  6. Penyakit saraf yang dapat menyebabkan masalah seperti impotensi dan masalah dalam pergerakan usus


Diabetes adalah penyakit seumur hidup tetapi diabetes dapat dikontrol melalui diet atau kombinasi diet dan obat-obatan. Ikuti instruksi dokter Anda tentang diet dan / atau obat-obatan.


Pencegahan:

  1. Diet sehat. Diet dengan tinggi glukosa dan rendah serat akan meningkatkan risiko 
  2. Melakukan aktivitas fisik secara teratur (olah raga)
  3. Mencapai berat badan ideal.
  4. Mengobati hipertensi bila ada
  5. Menormalkan kadar lemak darah
  6. Berhenti merokok dan berhenti konsumsi alkohol


Aktivitas fisik secara teratur adalah bagian penting dari kontrol diabetes. Ini membantu mencegah timbulnya komplikasi. Olahraga juga membantu mengendalikan berat badan dan menjaga jantung tetap sehat. Konsultasikan dengan dokter sebelum memulai program latihan apa pun.

Tulisan ini tidak dapat menggantikan peran atau saran tenaga kesehatan. Semua keputusan yang Anda ambil harus Anda diskusikan dengan tenaga kesehatan, berkaitan dengan kebutuhan medis Anda yang spesifik.


Penulis: Alex Pattinasarany


Sumber:

  1. KONSENSUS PENGELOLAAN DAN PENCEGAHAN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI INDONESIA 2015 – PERKENI  (Perkumpulan     Endrokrinologi Indonesia), Indonesian Endocrinology Society
  2. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/diabetes/symptoms-causes/syc-20371444, 30 Oct 2020, read on     11 Jan 2021
  3. https://en.wikipedia.org/wiki/Diabetes, read on 11 Jan 2021
  4. https://www.healthhub.sg/a-z/diseases-and-conditions/102/topics_diabetes, read on 11 Jan 2021